Sukses
Lihat Trolley Sewa Lanjutkan
Added to Wishlist
OK

Faktor yang Mempengaruhi Kepribadian Anak

Diposkan: 02 Aug 2016 11:16:58 AM Dibaca: 1344 kali


Seperti sudah dijelaskan pada artikel sebelumnya, pada dasarnya setiap anak memiliki karakter dasar yang telah dia bawa sejak lahir. Namun, seiring bertambahnya usia, kepribadian itu juga ikut berubah. Hal ini tentu saja dipengaruhi oleh kemampuannya dalam belajar menyerap kejadian yang terjadi disekitarnya. Perkembangan yang terjadi bisa membuat karakter dasar yang ia miliki semakin menguat, atau sebaliknya, bisa juga melemah. Berikut empat faktor yang paling mempengaruhi karakter seorang anak :

  • Hubungan dengan orang terdekat.

Siapa orang terdekat bagi seorang anak? Seharusnya kita, orang tua mereka. Bentuk hubungan yang kita bangun dengan si kecil memiliki dampak terbesar. Ibarat sebuah komputer, kita, para orang tua adalah orang yang bertanggung jawab memasukan program serta aplikasi dasar pada anak kita. perlakuan yang mereka terima dari kita sebagai orang tuanya, merupakan fondasi awal yang kelak akan memformulasikan bentuk hubungan mereka dengan saudara kandungnya, kakek nenek, teman dan bahkan pasangan hidupnya kelak.

Nah, jika kita menyerahkan si kecil dengan orang lain, seperti pengasuh misalnya, maka besar kemungkinan hubungan ia dan pengasuhnyalah yang justru memiliki porsi terbesar dalam mempengaruhi perkembangan karakternya kelak. Karena itu, bila akhirnya kita sebagai orang tua tetap harus secara terpaksa menyerahkan pengasuhan kepada orang lain, sebaiknya kita tetap memiliki waktu yang efektif dan berkualitas saat bersama si kecil. Sehingga, setidaknya kita tetap memiliki kepekaan dan deteksi awal saat terjadi pengaruh yang justru merugikan kepribadian anak kedepan.

  • Pola Pembelajaran di sekolah.

Tanpa perlu Anda sebagai orang tua repot-repot menyuruh, seorang anak pada dasarnya adalah pembelajar yang baik. Ingat, belajar bukan hanya soal matematik, bahasa dan science. Belajar bagaimana menyapa, berterimakasih, antri, mengatasi konflik dan mengevaluasi diri sendiri adalah hal-hal mendasar yang jauh lebih penting dan mendasar dibanding soal integral ataupun teori newton.  

Jadi, saat memilih institusi pendidikan, prestasi sekolah seharusnya bukan semata menjadi pertimbangan. Penting bagi kita untuk memastikan bahwa tempat anak belajar mengembangkan dirinya merupakan tempat yang bisa memberikan kenyamanan secara emosional bagi si kecil. Pola pembelajaran yang baik seharusnya bisa membuat anak menjadi dirinya sendiri, merasa diapresiasi atas kelebihan yang dia miliki serta didorong untuk memperbaiki keterbatasan yang mungkin ada pada dirinya.

Ingat, jangan sekali-kali merasa tugas kita sebagai orang tua beres bila anak sudah bisa dimasukan ke sekolah yang bagus dan mahal. Karena terkadang, beberapa anak justru lebih cocok dan jauh akan lebih berkembang saat orang tuanya memilih metode home schooling. Oleh karena itu, seperti dijelaskan sebelumnya, mengetahui karakter anak adalah hal penting yang harus kita miliki. Sehingga kita bisa bisa menentukan pola belajar seperti apa yang paling cocok dengan si kecil.

  • Lingkungan tempat tinggal.

Keadaan lingkungan sekitar tempat tinggal adalah hal yang mau tidak mau pasti akan mempengaruhi kepribadian seorang anak. Seorang anak yang tinggal di lingkungan yang aman dan nyaman akan memberikan kepercayaan diri bagi sang anak. Mereka jadi terbiasa bermain dengan aman tanpa rasa cemas ataupun was-was. Sebaliknya seorang anak yang selalu diminta tetap berada di dalam rumah, terkurung, akan merasa mudah cemas saat dia keluar dari keadaan nyamannya (comfort zone).

Di masa sekarang, TV bisa jadi sudah masuk ke dalam kategori “lingkungan” si kecil. Apalagi bila kita termasuk orang yang membiarkan TV menyala dari bangun tidur hingga kembali tidur. Anak menyerap apa yang ia lihat, karena itulah kenapa sekarang banyak bermunculan kekhawatiran banyaknya pengaruh buruk akibat kualitas tontonan yang semakin menurun. Jadi, mari mulai memperhatikan dan menyeleksi apa yang dia lihat, dengar, dan selanjutnya dengan mudah dia tiru lewat televisi.

  • Trauma Masa Kecil.

Usia 0-5 tahun mungkin dianggap banyak orang tua dinilai sebagai usia yang tidak terlalu penting. Seringkali, bila kita berusaha mengingat ke belakang, sepertinya sulit untuk bisa seara detail mengingat kembali apa saja yang terjadi di rentang usia tersebut. Ini terjadi karena emang otak kita sudah dirancang untuk tidak terlalu  bisa mengingat secara terperinci kejadian yang terjadi. Fenomena ini dikenal dengan childhood amnesia.

Namun ternyata, perasaan-perasaan yang kita rasakan di masa itu justru menjadji perasaan yang paling permanen akan menetap di dalam kehidupan kita. Seorang anak yang pernah mengalami kekerasan, mungkin tidak akan terlalu ingat cerita kenapa dan bagaimana dia dipukul, tapi ternyata, ketakutan akan mengalami kekerasan yang sama cenderung akan selalu menghantui selama sisa hidupnya.

Oleh karena itu, setelah kita mengetahui karakter dasar si anak, penting bagi kita untuk juga mengawasi faktor-faktor yang bisa mempengaruhi karakter si kecil. It is easier to build strong children than to repair broken men, tugas kitalah sebagai orang tua untuk menyediakan lingkungan yang kondusif untuk perkembangan si kecil. Satu hal yang perlu kita ingat, bahwa perilaku yang ia lihat jauh lebih berpengaruh bagi seorang anak dibanding ribuan nasehat yang kita ucapkan.

 

Ditulis oleh Asih Nurfitri S.Psi

Penyedia jasa sewa mainan, stroller, peralatan bayi, dan playground untuk acara wedding, pesta ulang tahun, seminar, gathering dan lain-lain. Melayani wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi


Tags

Artikel Terkait

Pentingnya Mengetahui Karakter Anak

Pentingnya Mengetahui Karakter Anak

Penjelasan mengenai penting dan bagaimana cara orang tua mengetahui karakter dari anak-anaknya agar menjadikan mereka lebih mengenal dan lebih dekat dekat mereka

Diposkan: 01 Aug 2016 10:16:42 AM Dibaca: 641 kali

Kenapa MPASI di mulai saat bayi berusia 6 bulan?

Kenapa MPASI di mulai saat bayi berusia 6 bulan?

Penjelasan mengenai pentingnya mengetahui saat yang tepat dalam melakukan pemberian MPASI pada bayi

Diposkan: 23 Jul 2016 08:21:32 AM Dibaca: 580 kali

Pentingnya Mengenalkan Musik Pada Anak Sejak Dini

Pentingnya Mengenalkan Musik Pada Anak Sejak Dini

Penjelasan kenapa musik sangat penting untuk dikenalkan pada anak sejak usia dini

Diposkan: 20 Jun 2016 11:13:06 AM Dibaca: 923 kali

Kapan bayi Mulai bisa di ajak bermain?

Kapan bayi Mulai bisa di ajak bermain?

Mengenali stimulasi-stimulasi yang harus diberikan kepada bayi berdasarkan usianya

Diposkan: 15 Jun 2016 09:32:28 AM Dibaca: 497 kali

Ayo Latih Kemampuan Komunikasi si Kecil lewat Role Play

Ayo Latih Kemampuan Komunikasi si Kecil lewat Role Play

Mengembangkan kemampuan komunikasi anak dengan cara bermain peran atau role play

Diposkan: 27 May 2016 09:55:10 AM Dibaca: 801 kali

Saat si Kecil TANTRUM..

Saat si Kecil TANTRUM..

Penjelasan mengenai tantrum yang biasa dialami anak

Diposkan: 25 May 2016 10:07:03 AM Dibaca: 848 kali

Melatih Konsentrasi Anak

Melatih Konsentrasi Anak

Temukan cara melatih konsentrasi anak berdasarkan usianya

Diposkan: 07 May 2016 10:14:39 AM Dibaca: 987 kali

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Blog Search



Blog Category
Blog Tags

JABODETABEK

Ruko Milan No.11
Komplek Telaga Golf
Sawangan - Depok

Mobile:
0822 3389 8806

BANDUNG

Jl. Kota Mas Indah No.41
Komplek Kota Mas
Cimahi

Mobile
0811 2298 806

 

CALL CENTRE

021 293 2222 3 (JABODETABEK)

0811 2298 806 (BANDUNG)